Menu

Mode Gelap
Milenial Tanbu Rela Keluarkan Dana Pribadi Untuk Bersihkan Jalan Desa Satiung Waket DPRD Tanbu Sebut Generasi Muda Harus Ikut Berkontribusi Untuk Negeri Tanbu Launching Gerakan Pengibaran 5.000 Bendera Merah Putih Semarakan HUT RI Ke-78 Eksekutif Sampaikan KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Dinas PUPR Gelar Pembinaan Tekhnis Infrastruktur Persampahan.

Advetorial · 13 Sep 2023 03:59 WIB ·

Pelaku UMKM Tanbu Ikuti Bimtek Perizinan Berbasis Risiko OSS RBA


 Pelaku UMKM Tanbu Ikuti Bimtek Perizinan Berbasis Risiko OSS RBA Perbesar

BATULICIN – Pelaku UMKM dari 12 Kecamatan, perwakilan Organisasi Pengusaha, Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia, Camat dan DWP DPMPTSP Tanah Bumbu ikuti Bimibingan Teknis terkait perizinan.

Kegiatannya yakni Bimtek Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Online Single Submission Risked Based Approach (OSS-RBA) di gelar di Hotel Ebony Batulicin, Rabu (13/9/2023).

Bimtek Perizinan ini di gelar Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Bupati Zairullah Azhar melalui Asisten Administrasi Umum, Andi Aminuddin membuka Bimtek tersebut dan menghadirkan narasumber dari DPMPTSP Kalsel, DPUPR dan DPMPTSP Tanbu.

Kepada DPMPTSP Tanbu Andrianto Wicaksono mengatakan tujuan bimtek untuk memberikan pengetahuan terkait penggunaan aplikasi yang ada di DPMPTSP. Agar peserta dapat mengetahui hak dan kewajibannya serta dapat mengaplikasikan dengan benar.

“Mensosialisasikan kembali tiga aplikasi di DPMPTSP mulai dari MyPerizinan, OSS, dan SIMBG,” terang Andrianto.

Andrianto berharap peserta memahami penggunaan aplikasi tersebut dan mengetahui kendala yang di hadapi dalam pengaplikasiannya.

“Kalau software OSS yang baru itu paling sering terjadi kendala di pemekaran wilayah. Seperti pemekaran desa, ternyata OSSnya belum mengadopsi pemekaran tersebut,” tambahnya.

Untuk itu, bimtek akan membantu memberikan pengetahuan kepada Pemerintah Kecamatan dan Desa terkait pengaplikasian software perizinan yang baru.

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya di bacakan Asisten Administrasi Umum Andi Aminuddin menyampaikan. Aplikasi OSS-RBA merupakan aplikasi yang aplikatif, implementatif, dan mengefisienkan perizinan. Tetapi membutuhkan infrastruktur dan suprastruktur, serta sosialisasi perizinan berusaha maupun pengawasan perizinan berusaha. pengawasan perizinan berusaha ini di lakukan oleh DPMPTSP.

Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) merupakan salah satu aspek yang penting dalam kegiatan pengawasannya.

“LKPM ini menjadi salah satu penunjang untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dari laporan LKPM dapat di ketahui sektor mana saja yang sedang berkembang. Sehingga dapat dijadikan acuan bagi BKPM dalam menentukan arah kebijakan investasi,” katanya.

Selain itu, kendala yang dialami oleh Pelaku Usaha juga dapat diketahui. Sehingga dapat mendukung kelancaran OSS-RBA dalam perizinan dan pengawasan, dengan cara koordinasi para stakeholder untuk menemukan solusi yang ada.

“Harapannya Bimtek Perizinan Usaha berbasis OSS-RBA ini dapat meningkatkan pemahaman para pemangku kepentingan. Utamanya dalam melakukan proses perizinan dan pelaporan LKPM OSS-RBA secara mandiri,” imbuhnya.

Pemerintah selaku regulator dan fasilitator pun dapat semakin memahami serta menginventarisir permasalahan. dan hambatan dalam hal pelaporan melalui OSS-RBA untuk nantinya menemukan solusi yang tepat dan berguna bagi perkembangan usaha di Tanbu.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Pemkab Tanbu Ikuti Rakoor Penataan Perizinan Sektor Tambang

28 Juni 2024 - 16:49 WIB

Zairullah Azhar Tinjau Lokasi Kebakaran, Janji Segera Lakukan Penanganan

28 Juni 2024 - 16:46 WIB

Raut Wajah Anak-anak Korban Kebakaran, Berubah Saat Kapolres Tanbu Hibur dan Bawa Banyak Mainan

27 Juni 2024 - 16:47 WIB

Kesulitan Air Bersih, Kapolres Tanbu AKBP Arief Letakkan Batu Pertama Sumur Bor di Desa Trimartani

25 Juni 2024 - 16:50 WIB

Warga Desa Trimartani Terima Program CSR PT Borneo Indobara Berupa Pengadan Sumber Air Bersih

25 Juni 2024 - 16:40 WIB

Zairullah Pastikan Jalan Alternatif KM 171 Secepatnya Diaspal, Anggarkan 13 Miliar

24 Juni 2024 - 16:54 WIB

Trending di Advetorial