Menu

Mode Gelap
Milenial Tanbu Rela Keluarkan Dana Pribadi Untuk Bersihkan Jalan Desa Satiung Waket DPRD Tanbu Sebut Generasi Muda Harus Ikut Berkontribusi Untuk Negeri Tanbu Launching Gerakan Pengibaran 5.000 Bendera Merah Putih Semarakan HUT RI Ke-78 Eksekutif Sampaikan KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Dinas PUPR Gelar Pembinaan Tekhnis Infrastruktur Persampahan.

Advetorial · 13 Apr 2026 03:47 WIB ·

Pesona Budaya Maritim Mappanre Ritasi’e: Lembaga Ade Ogie Tunjukkan Perannya Gandeng PLN Dukung Pelaku UMKM


 Pesona Budaya Maritim Mappanre Ritasi’e: Lembaga Ade Ogie Tunjukkan Perannya Gandeng PLN Dukung Pelaku UMKM Perbesar

BATULICIN,Inspirasibanua.com –  Lembaga Ade Ogie terus menunjukkan perannya dalam menjaga kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan event Pesona Budaya Maritim Mappanre Ritasi’e di kawasan Pantai Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bumbu.

Berbagai langkah strategis dilakukan, mulai dari menjamin pasokan listrik, keamanan, hingga penataan pedagang agar lebih tertib dan rapi.

Dalam mendukung aktivitas pedagang, Lembaga Ade Ogie bekerja sama dengan PLN untuk memastikan tidak terjadi pemadaman listrik selama kegiatan berlangsung dari 12 hingga 26 April nanti.

Ketua Lembaga Ade Ogie Pagatan, Fawahisah Mahabbatan, Senin (13/4/26) mengatakan tanggungjawabnya sebagai lembaga ade berkomitmen untuk memberikan kenyamanan pada pedagang dan pengunjung. Saat ini juga, pihaknya telah menggandeng PLN.

Langkah ini penting guna menjaga kualitas dagangan, khususnya makanan dan minuman yang memerlukan pendingin seperti kulkas, sehingga para pedagang tidak mengalami kerugian.

“ Pasokan listrik ini sangat penting sekali, terutama para pedagang yang punya mesin pendingin dan peralatan keperluan listrik lainnya. Listrik mati akan sangat merugikan pedagang, makanya kami gandeng PLN untuk menghindari itu yang bisa menyebabkan kerugian,” katanya.

Dari sisi keamanan, lembaga Ade Ogie juga telah menggandeng TNI Polri untuk mengantisipasi potensi gangguan, termasuk mencegah aksi penjarahan serta menjaga ketertiban umum selama event berlangsung.

Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) juga dilakukan secara terstruktur. Area jualan diatur agar pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman terlebih dahulu. Kemudian mudah beralih ke lapak UMKM lainnya, seperti penjualan pakaian dan produk kerajinan. Sistem parkir pun ditata dengan baik untuk menghindari kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

“Berkat keterlibatan berbagai unsur, termasuk dukungan pemerintah daerah, sistem pengelolaan kegiatan menjadi lebih terorganisasi. Hal ini juga berdampak pada peningkatan kontribusi terhadap pendapatan daerah yang lebih terukur dan transparan,” katanya.

Tak hanya itu, Lembaga Ade Ogie bersama pemerintah daerah juga menghadirkan hiburan berkualitas dengan mendatangkan talenta dari ibu kota setiap akhir pekan.

“Kehadiran hiburan ini diharapkan menjadi sarana rekreasi bagi masyarakat, baik aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum, untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas disiang hari,” ungkpa Fawahisah.

Dengan sinergi yang kuat antar pihak, kegiatan budaya di Pagatan tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan hingga menarik pengunjung dari luar daerah.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Bunda PAUD Tanah Bumbu Dorong PMT untuk Cegah Stunting

30 April 2026 - 13:43 WIB

B2SA Berbasis Pangan Lokal, Langkah Tanah Bumbu Tingkatkan Kualitas SDM

30 April 2026 - 13:26 WIB

Andi Irmayani Rudi Latif Tekankan Inovasi dan Solidaritas untuk Pembangunan Daerah pada Pengukuhan Pengurus DWP Unit Satpol PP dan Damkar

30 April 2026 - 13:15 WIB

Peringati HKB 2026, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Simulasi Penanganan Karhutla

29 April 2026 - 05:00 WIB

TP PKK Tanah Bumbu Gelar Lomba Masak Serba Ikan, Dorong Pola Makan Bergizi Keluarga

28 April 2026 - 05:01 WIB

Tenis Lapangan Bupati Cup 2026 Resmi, Meriahkan HUT ke-23 Tanah Bumbu dan Mappanre Ritasi’e

27 April 2026 - 05:15 WIB

Trending di Advetorial