Menu

Mode Gelap
Milenial Tanbu Rela Keluarkan Dana Pribadi Untuk Bersihkan Jalan Desa Satiung Waket DPRD Tanbu Sebut Generasi Muda Harus Ikut Berkontribusi Untuk Negeri Tanbu Launching Gerakan Pengibaran 5.000 Bendera Merah Putih Semarakan HUT RI Ke-78 Eksekutif Sampaikan KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Dinas PUPR Gelar Pembinaan Tekhnis Infrastruktur Persampahan.

Advetorial · 6 Jul 2026 03:19 WIB ·

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Pemprov Kalsel


 Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla Bersama Pemprov Kalsel Perbesar

BATULICIN,Inspirasibanua.com –  Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang puncak musim kemarau tahun 2026.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu pada Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Banjarbaru, Senin (6/7/2026).

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Sulhadi turut memperkuat koordinasi bersama pemerintah provinsi, TNI, Polri, BPBD kabupaten dan kota, serta seluruh unsur yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Kepala Pelaksana  BPBD Tanah Bumbu, H. Sulhadi mengatakan Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

Upaya pencegahan melalui koordinasi, deteksi dini, serta respons cepat terhadap setiap potensi titik api diharapkan mampu menjaga keselamatan masyarakat, melindungi lingkungan, dan meminimalkan risiko terjadinya karhutla di Bumi Bersujud.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau tahun ini. Menurutnya, apel kesiapsiagaan merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Sekaligus memastikan seluruh personel dan peralatan berada dalam kondisi siap operasi.

Gubernur meminta seluruh jajaran meningkatkan patroli terpadu di wilayah rawan, memperkuat koordinasi di lapangan. Serta melakukan penanganan secara cepat sejak titik api pertama terdeteksi agar kebakaran tidak meluas. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Serta berperan aktif menjaga lingkungan sebagai langkah pencegahan bersama.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa kondisi karhutla di Kalimantan Selatan hingga saat ini masih relatif aman dan terkendali.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan titik panas (hotspot) dan kondisi lahan gambut secara berkala. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani dengan cepat sebelum berkembang lebih luas.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Bupati Tanah Bumbu Resmi Buka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka 2026

5 Agustus 2026 - 09:33 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Kemandirian Warga Lewat Bantuan Usaha Ekonomi Produktif

5 Agustus 2026 - 05:39 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Bangun Lapangan Voli, Warga Madu Retno Lebih Nyaman Berolahraga

3 Agustus 2026 - 12:32 WIB

Bang Arul Tingkatkan Kenyamanan Sarana Ibadah, Halaman Masjid di Desa Mantawakan Mulia Kini Lebih Tertata

31 Juli 2026 - 05:49 WIB

Diskominfosp Tanbu Perkuat Keamanan Siber

30 Juli 2026 - 05:34 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Produktivitas Petani dan Petambak Lewat Pengaspalan Jalan di Desa Sepunggur

28 Juli 2026 - 05:34 WIB

Trending di Advetorial