Menu ✖

Mode Gelap
Milenial Tanbu Rela Keluarkan Dana Pribadi Untuk Bersihkan Jalan Desa Satiung Waket DPRD Tanbu Sebut Generasi Muda Harus Ikut Berkontribusi Untuk Negeri Tanbu Launching Gerakan Pengibaran 5.000 Bendera Merah Putih Semarakan HUT RI Ke-78 Eksekutif Sampaikan KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Dinas PUPR Gelar Pembinaan Tekhnis Infrastruktur Persampahan.

Advetorial · 9 Apr 2025 02:25 WIB ·

Bang Arul Apresiasi Keindahan Seni dan Budaya di Peringatan Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu


 Bang Arul Apresiasi Keindahan Seni dan Budaya di Peringatan Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu Perbesar

BATULICIN,Inspirasibanua.com – Kemeriahan Hari Jadi ke-22 Kabupaten Tanah Bumbu semakin terasa dengan penampilan seni dan budaya yang memukau, Selasa (8/4/2025) di Halaman Kantor Bupati setempat.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif (Bang Arul), bersama Wakil Bupati H. Bahsanudin, Forkopimda, dan tamu undangan, menyaksikan pertunjukan tari kolosal yang dibawakan oleh Sanggar Sidi Batuah dari Perkumpulan Dayak Meratus, binaan Disbudporapar Tanah Bumbu.


Tari kolosal tersebut menyajikan keindahan Tari Giring-giring dan Dadas, yang sarat makna dan pesan kultural.

Tari Giring-giring merepresentasikan kegembiraan dan kebersamaan dalam acara sakral, sementara Tari Dadas melambangkan permohonan keberkahan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk Tanah Bumbu, simbol kekuatan, keperkasaan, dan kekompakan masyarakat pedalaman.

Bang Arul terlihat antusias menyaksikan setiap gerakan tari, diiringi tepuk tangan meriah dari tamu undangan.

Bang Arul menegaskan bahwa seni dan budaya harus dilestarikan sebagai bagian dari identitas daerah.

“Tanah Bumbu memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang kaya, dan ini bisa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” ujarnya.

Kemeriahan berlanjut dengan penampilan seni dari Komunitas Bugis Mantra Bumi.


Pertunjukan yang memadukan Pamencak, Tarung Sarung, Tari Passiuno, dan Maggiri memukau tamu undangan pada jamuan makan di Pendopo Serambi Madinah, kawasan Kantor Bupati.

Komunitas Bugis Mantra Bumi juga menyerahkan senjata pusaka keris Tappi Lamba Pitu La Tenri Beta kepada Bang Arul, menambah kesan sakral pada momen tersebut.

Sebagai wujud cinta pada seni dan budaya, para pejabat dan undangan pada perayaan Hari Jadi ke-22 mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Keanekaragaman budaya ini menjadi simbol harmoni yang dijunjung tinggi di Tanah Bumbu. Serta simbol keberagaman masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Peringatan Hari Jadi ke-22 Tanah Bumbu tidak hanya memperlihatkan kemegahan seni dan budaya, tetapi juga mengingatkan pentingnya pelestarian warisan leluhur sebagai kekuatan identitas daerah.

Melalui seni dan budaya, Tanah Bumbu terus menegaskan perannya sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan keharmonisan. (Rel)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional di Tanah Bumbu

13 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Lantik Pejabat Pemkab Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

13 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Perkuat Pencapaian Target RPJMD 2025–2029, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan Strategi Akselerasi Kinerja Pembangunan Daerah

12 Oktober 2026 - 04:58 WIB

Ngopi Bareng Aksi Sinergitas Merah Putih Jadi Wadah Kebersamaan, Perkuat Ukhuwah dan Persatuan Masyarakat Tanah Bumbu

12 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan AKSI MAPPATUJU untuk Perkuat Pencapaian Target RPJMD 2025–2029

8 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Sekolah Pangan, Perkuat Menu Ikan untuk Cegah Stunting

8 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Trending di Advetorial