Menu ✖

Mode Gelap
Milenial Tanbu Rela Keluarkan Dana Pribadi Untuk Bersihkan Jalan Desa Satiung Waket DPRD Tanbu Sebut Generasi Muda Harus Ikut Berkontribusi Untuk Negeri Tanbu Launching Gerakan Pengibaran 5.000 Bendera Merah Putih Semarakan HUT RI Ke-78 Eksekutif Sampaikan KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Dinas PUPR Gelar Pembinaan Tekhnis Infrastruktur Persampahan.

Advetorial · 18 Agu 2026 13:52 WIB ·

Tanah Bumbu Perkuat Konvergensi Stunting Lewat Monev Kecamatan


 Tanah Bumbu Perkuat Konvergensi Stunting Lewat Monev Kecamatan Perbesar

BATULICIN,Inspirasibanua.com –  Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus menaruh perhatian serius terhadap upaya pencegahan dan penurunan stunting. Untuk menilai capaian program, Tim Aksi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TPPPS) Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan monitoring dan evaluasi (Monev) konvergensi stunting semester I tahun 2026 di tingkat kecamatan.

Kegiatan berlangsung pada 18–20 Agustus 2026 di 12 kecamatan. Melibatkan SKPD terkait, Tenaga Ahli Pendamping Desa, Puskesmas, Balai Penyuluh KB, serta pemerintah kecamatan.

Monev diawali di Aula Kecamatan Simpang Empat, Selasa (18/8), dipimpin Kepala Bidang PPM Bappedalitbang Tanah Bumbu, Sri Rahayu, SE, MM.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membina TPPS Kecamatan Tahun 2026. Sekaligus mengevaluasi pelaporan kinerja melalui web aksi konvergensi stunting Bina Bangda. Serta menyusun rencana kerja OPD terkait untuk semester II.

Dalam evaluasi, disampaikan 14 indikator capaian intervensi spesifik stunting yang mencakup remaja putri, ibu hamil, dan balita. Beberapa wilayah puskesmas seperti Pulau Tanjung, Karang Bintang, dan Batulicin 1 masih memerlukan intervensi tambahan. Sebaliknya, Puskesmas Mantewe dan Simpang Empat menunjukkan keberhasilan menekan angka prevalensi stunting.

Meski demikian, sejumlah indikator masih di bawah target. Seperti konsumsi tablet tambah darah/MMS ibu hamil dan pemberian PMT bagi ibu hamil KEK. Namun terdapat capaian yang melampaui target, antara lain: Skrining anemia remaja putri mencapai 97,81% (target 19,91%), Konsumsi tablet tambah darah remaja putri 84,78% (target 77%), Pemeriksaan kehamilan, (ANC 6x) 44,9% (target 41%), ASI eksklusif 77,52% (target 76%), dan MP-ASI (6–23 bulan) 92,71% (target 79%).

Selain itu, pemerintah kecamatan diwajibkan mengorkestrasi 31 indikator intervensi spesifik dan sensitif secara terintegrasi, melakukan sinkronisasi siklus aksi konvergensi, serta memastikan tata kelola input data pada platform Web Aksi Bina Bangda berjalan optimal.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

28 September 2026 - 11:19 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dukung Rehabilitasi Musholla Al-Washilah di Kersik Putih

28 September 2026 - 11:15 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026

25 September 2026 - 12:56 WIB

HKG ke-54 PKK Tanah Bumbu: Kuatkan Peran Keluarga Wujudkan Indonesia Emas 2045

23 September 2026 - 15:06 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

23 September 2026 - 15:00 WIB

Sekolah Pangan Digelar di Satui Tanah Bumbu, Dorong Inovasi Olahan Ikan untuk Generasi Emas dan Pencegahan Stunting

23 September 2026 - 14:45 WIB

Trending di Advetorial