Menu ✖

Mode Gelap
Milenial Tanbu Rela Keluarkan Dana Pribadi Untuk Bersihkan Jalan Desa Satiung Waket DPRD Tanbu Sebut Generasi Muda Harus Ikut Berkontribusi Untuk Negeri Tanbu Launching Gerakan Pengibaran 5.000 Bendera Merah Putih Semarakan HUT RI Ke-78 Eksekutif Sampaikan KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Dinas PUPR Gelar Pembinaan Tekhnis Infrastruktur Persampahan.

Advetorial · 9 Sep 2026 07:22 WIB ·

Bupati Andi Rudi Latif Bangun Siring Laut di Pagatan, Antisipasi Gelombang Pasang


 Bupati Andi Rudi Latif Bangun Siring Laut di Pagatan, Antisipasi Gelombang Pasang Perbesar

BATULICIN,Inspirasibanua.com –  Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif membangun siring laut sepanjang 560 meter di Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, untuk mengantisipasi gelombang pasang.

Pengaman pantai tersebut dibangun untuk mengurangi dampak gelombang laut sekaligus menahan laju abrasi yang mengarah ke kawasan permukiman dan lingkungan di belakang garis pantai. Pembangunan ini menjadi tindak lanjut atas usulan warga bersama Kelurahan Pagatan yang telah disampaikan selama beberapa tahun.

Bagi warga, keberadaan siring laut penting karena ancaman gelombang tinggi bukan persoalan baru. Setiap penghujung tahun, ketika gelombang laut mulai meninggi, masyarakat di kawasan pesisir kembali dihadapkan pada kekhawatiran air laut masuk ke daratan.

Pengalaman tersebut pernah terjadi cukup parah pada Desember 2022. Gelombang pasang menyebabkan sejumlah makam di kawasan pesisir Kusan Hilir terbongkar. Peti jenazah, kain kafan hingga tulang-belulang dilaporkan berserakan setelah kawasan pemakaman diterjang gelombang.

“Kalau sudah akhir tahun, kami biasanya mulai waswas melihat laut. Takut gelombangnya besar dan air naik lagi. Dulu makam sampai terbongkar, jasad dan tulang berserakan di pantai. Waktu itu ramai juga, viral,” kata warga Kelurahan Pagatan, Darmansyah (43), Rabu (9/9/2026).

Kondisi tersebut menggambarkan risiko yang dihadapi masyarakat di kawasan pesisir. Ancaman gelombang tidak hanya berpotensi berdampak terhadap rumah warga, tetapi juga kawasan pantai yang menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat, termasuk lokasi pemakaman dan berbagai aktivitas warga.

Pembangunan siring laut dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu pada 2025. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan perlindungan bagi kawasan di belakang garis pantai dari tekanan gelombang dan abrasi.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Bupati Andi Rudi Latif Bawa Lontara Pagatan Masuk Ingatan Kolektif Nasional 2026

25 September 2026 - 12:56 WIB

HKG ke-54 PKK Tanah Bumbu: Kuatkan Peran Keluarga Wujudkan Indonesia Emas 2045

23 September 2026 - 15:06 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong IKM Tanah Bumbu Naik Kelas Lewat AKSI KEMAS

23 September 2026 - 15:00 WIB

Sekolah Pangan Digelar di Satui Tanah Bumbu, Dorong Inovasi Olahan Ikan untuk Generasi Emas dan Pencegahan Stunting

23 September 2026 - 14:45 WIB

Momentum Maulid Nabi, TP PKK Tanah Bumbu Dorong Kepedulian Sosial dan Kebersamaan

23 September 2026 - 14:31 WIB

Open Data Tanah Bumbu Dorong Tata Kelola Data Terintegrasi dan Transparan

22 September 2026 - 05:24 WIB

Trending di Advetorial