Menu

Mode Gelap
Milenial Tanbu Rela Keluarkan Dana Pribadi Untuk Bersihkan Jalan Desa Satiung Waket DPRD Tanbu Sebut Generasi Muda Harus Ikut Berkontribusi Untuk Negeri Tanbu Launching Gerakan Pengibaran 5.000 Bendera Merah Putih Semarakan HUT RI Ke-78 Eksekutif Sampaikan KUA PPAS Perubahan Tahun 2023 Dinas PUPR Gelar Pembinaan Tekhnis Infrastruktur Persampahan.

Advetorial · 21 Jul 2026 04:59 WIB ·

Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah melalui Inovasi RENJANA


 Tanbu Perkuat Ketahanan Daerah melalui Inovasi RENJANA Perbesar

BATULICIN,Inspirasibanua.com – Pemerintah Kabupaten tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus memperkuat upaya peningkatan ketangguhan masyarakat melalui inovasi Relawan Remaja Aman Bencana (RENJANA). Menyasar kalangan pelajar sebagai agen perubahan dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini.

Inovasi tersebut diperkenalkan kepada peserta didik baru SMP Negeri 3 Batulicin dalam kegiatan edukasi kebencanaan yang digelar Selasa, (21/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Sulhadi, M.IP, melalui Kepala Sub Bidang Pencegahan, Muhammad Ahsani Fauzan, S.Pd., M.Sc. mengatakan RENJANA merupakan inovasi pelayanan publik BPBD yang mengintegrasikan pembinaan relawan remaja dengan pemanfaatan teknologi informasi. Melalui platform tersebut, peserta dapat mengakses materi edukasi kebencanaan, mendaftar sebagai relawan, memperoleh informasi kebencanaan, melaporkan kegiatan, mengikuti survei pelayanan publik, menyampaikan pengaduan, serta mendokumentasikan berbagai aktivitas kebencanaan secara terpadu.

Fauzan mengatakan, RENJANA tidak hanya bertujuan membentuk relawan remaja. Tetapi juga menjadi instrumen pendukung pelaksanaan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kabupaten Tanbu.

“Melalui RENJANA, kami ingin membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah. Para pelajar dibekali pengetahuan mitigasi, kesiapsiagaan, dan keterampilan menghadapi kondisi darurat sehingga mampu menjadi pelopor keselamatan bagi dirinya, keluarga, sekolah, maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Fauzan, optimalisasi RENJANA menjadi salah satu strategi BPBD dalam meningkatkan kapasitas ketahanan daerah. Semakin banyak satuan pendidikan yang menerapkan SPAB dan memiliki relawan remaja yang aktif, semakin kuat pula kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

“Program ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Tanbu melalui penguatan kapasitas masyarakat sejak usia sekolah. Pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun daerah yang tangguh terhadap bencana,” tambahnya.

BPBD Tanbu menargetkan, implementasi RENJANA terus diperluas ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah kabupaten Tanbu. Sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang aman, tangguh, dan berkelanjutan. Sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang siap menghadapi berbagai potensi bencana.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Bang Arul Tingkatkan Kenyamanan Sarana Ibadah, Halaman Masjid di Desa Mantawakan Mulia Kini Lebih Tertata

31 Juli 2026 - 05:49 WIB

Diskominfosp Tanbu Perkuat Keamanan Siber

30 Juli 2026 - 05:34 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Produktivitas Petani dan Petambak Lewat Pengaspalan Jalan di Desa Sepunggur

28 Juli 2026 - 05:34 WIB

Pemkab Tanbu Gelar Pelatihan Sasirangan Pesisir, Hadirkan Praktisi Wastra Sandi Agustinus untuk Motif Baru dan Pemasaran Produk

27 Juli 2026 - 04:42 WIB

Hari Mangrove Sedunia 2026, Tanah Bumbu Tanam Mangrove untuk Generasi Mendatang

26 Juli 2026 - 04:48 WIB

Tanah Bumbu Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Wujudkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak

23 Juli 2026 - 04:55 WIB

Trending di Advetorial